Selasa, 02 Juni 2015

roleplay

Percakapan konseling antar bidan dengan pasien tentang kb (alat kontrasepsi) Document Transcript
• KONSELING TENTANG ALAT KONTRASEPSI Klien : Assalamualaikum ibu bidan Bidan : Waalaikumsalam wr. wb, ibu silahkan masuk dan silahkan duduk. Perkenalkan ibu nama saya Attrian, nama ibu? Klien : saya ibu Arafah, bidan (sambil berjabat tangan) Bidan : oh ya, ibu Arafah ada yang bisa saya bantu? Klien : Iya bidan, saya dan suami saya memutuskan untuk ber-KB tapi saya masih bingung untuk memilih KB apa yang cocok untuk saya gunakan. Jadi saya ingin meminta penjelasan dari bu bidan, terkait jenis-jenis alat kontrasepsi apa saja yang bisa saya gunakan nanti. Bidan : oh, iya bu’ jadi ibu dan suami ingin ber-KB namun sebelumnya ibu ingin mengetahui dulu jenis-jenis kontrasepsi apa saja yang bisa ibu gunakan, benar begitu ibu? Klien : Iya bidan seperti itu. Bidan : sebelumnya ibu sudah pernah menjadi akseptor KB? Klien : Iya bidan, saya sudah pernah menjadi akseptor KB. Bidan : selama ini KB apa yang Ibu gunakan? Klien :Saya menggunakan KB pil bidan. Bidan : O.. ya, ya. kalau boleh tahu, ibu sekarang mempunyai anak berapa? Klien : Saya punya satu anak bu bidan. Bidan : umur anak ibu berapa tahun? Klien : anak saya berumur 1 tahun 2 bulan bu. Bidan : oh ya..memang masih waktu yang sangat baik untuk menjarangkan anak bu. Jadi, begini ya bu alat kontrasepsi itu memang ada beberapa jenis. Diantaranya ada KB suntik, pil, implant, kondom dan AKDR. Klien : Oh, seperti itu ya bidan, jadi apa-apa saja keuntungan dan kerugian dari masing-masing alat kontrasepsi itu? Bidan : Memang bu’, jenis-jenis alat kontrasepsi yang saya sebutkan tadi masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Saya akan menjelaskan satu persatu bu’ agar nantinya ibu tidak bingung lagi untuk memilih alat kontasepsi apa yang akan ibu gunakan. Klien : Iya bidan Bidan : Begini bu, saya mulai dari alat Kontrasepsi jenis suntik. KB suntik ini ada 2 jenis yaitu KB suntik/ bulan dengan suntik/ 3 bulan. Keuntungan dari KB ini yaitu dapat meningkatkan kenyamanan dalam hubungan suami istri karena tidak perlu takut hamil dan juga dapat di pakai untuk semua usia dalam masa subur. Tapi bu’ bagi sebagian ibu yang mungkin tidak cocok maka akan timbul flek-flek, dapat mengakibatkan kegemukan dan mungkin juga BB yang akan turun. Untuk KB jenis implant itu bu’ ada beberapa jenis juga diantaranya ada yang 2 batang, 3 batang dan 6 batang. Implant 2 dan 3 batang itu bu’ waktu keefektifannya hanya 3 bulan sedangkan pada 6 batang mampu bertahan sampai 5 bulan. Keuntungan dari KB ini yaitu
• mampu mengembalikan kesuburan ibu secara sempurna setelah pengangkatan dan tidak menaikkan tekanan darah bu. Sedangkan kekurangannya yaitu kadang akseptor mengeluh sakit kepala, gelisah, jga dapat terjadi peningkatan/ penurunan BB ibu. Sejauh ini apa ibu mengerti? Klien : Oh, ya bidan saya mengerti ( mengangguk-angguk) Bidan : Baik kalau ibu mengerti kita lanjut lagi ya bu’ y? Klien : iya bidan silahkan dilanjutkan penjelasannya. Bidan : Untuk pemakaian KB kondom, ini di gunakan oleh pasangan ibu( suami). Keuntungan Kondom yaitu dapat mencegah penularan penyakit seksual seperti AIDS, juga pemakaiannya yang praktis. Namun kerugiannya yaitu tingkat keefektifannya masih rendah karena biasanya dalam pemasangan, kondomnya bisa saja sobek. Untuk pemakaian KB pil memiliki kelebihan yaitu bisa digunakan oleh segala usia produktif namun apabila ibu lupa meminumnya maka kemungkinan besar kehamilan akan terjadi. Nah, yang terakhir bu’ yaitu AKDR yang biasa disebut dengan IUD. IUD ini memiliki keuntungan yaitu cocok untuk mencegah kehamilan dalam jangka panjang yaitu 10 tahun untuk jenis Copper T, tidak mengandung efek hormonal dan ibu tidak perlu khawatir akan “faktor lupa” seperti pada penggunaan Pil, selain itu dapat diangkat kapan saja ibu mau. Kekurangannya yaitu terjadi perdarahan pada awal pemasangan serta haid akan menjadi lebih lama dan lebih banyak. Klien : ya..ya Bidan : Saya kira penjelasan saya sudah cukup bu, apa ibu bisa mengerti? Klien : Iya bidan, saya mengerti Bidan : Alhamdulillah kalau ibu sudah mengerti, tapi apakah ibu bisa mengulangi secara singkat mengenai penjelasan tadi? Klien : Baik bidan. Hm,, tadi bidan menjelaskan bahwa KB suntik ada 2 jenis yaitu / bulan dan /3 bulan. Keuntungannya yaitu cepat mengembalikan masa subur namun dapat menimbulkan flek-flek serta peningkatan/ penurunan BB. Untuk KB implant jenis 2 dan 3 batang dapat digunakan selama 3 bulan sedangkan jenis 6 batang sampai 6 bulan. KB ini mampu mengembalikan kesuburan secara sempurna setelah pengangkatan sedang kekurangannya yaitu menjadi gelisah dan juga terjadi peningkatan/ penurunan BB. KB Kondom digunakan oleh pasangan saya, dapat mencegah penularan penyakit seksual namun tingkat keefektifannya masih rendah. Pada KB pil, itu dapat di minum secara praktis namun, kita kadang lupa untuk meminumnya. Dan pada KB IUD memiliki keuntungan yaitu cocok untuk jangka panjang dan tidak memiliki efek hormonal. Namun pada pemasangan terjadi perdarahan dan haid akan menjadi lebih ;ama. Benar begitu kan bidan? Bidan : Iya ibu, benar sekali seperti itu. Jadi dari penjelasan tadi apakah ada yang ibu belum pahami? Klien : tidak bidan, saya rasa saya sudah mengerti
• Bidan : Kalau begitu apakah ibu sudah bisa mengambil keputusan alat kontrasepsi apa yang nantinya ibu akan gunakan? Klien : Iya bidan saya sudah mantap untuk memilih KB IUD karena KB ini dapat digunakan dalam jangka panjang sehingga pada masa sekarang saya bisa focus dulu memberikan kasih sayang kepada anak saya, sampai nanti saya sudah merasa siap untuk punya anak lagi. Bidan : Iya ibu pilihan yang sangat tepat untuk seorang ibu yang bijak, karena ibu benar-benar memikirkan kepentingan tumbuh kembang anak ibu. Klien : Iya, terima kasih bidan. Oh iya bu, saya mau Tanya tentang kapan waktu pemasangan IUD ini? Bidan : IUD dapat dipasangkan setiap saat, asal yakin ibu sedang tidak hamil, bisa 40 hari pasca persalinan, dan dapat pula dipasang pada waktu haid. Klien : oh jadi dapat dipasang kapan saja asal yakin bahwa kita tidak hamil ya bidan? Bidan : iya bu’ benar sekali. Klien : bidan, bagaimana dengan waktu kunjungan ulangnya? Bidan : Ibu, nanti kalau sudah pemasangan, waktu kunjungan ulang itu bisa bulan pasca pemasangan, bulan berikutnya, bila terlambat haid 1 minggu, bisa setiap 6 bulan berikutnya, serta bila terjadi perdarahan banyak atau atau apabila terjadi keluhan-keluhan istimewa lainnya, ibu langsung ksni lagi ya bu’ jangan tunggu sebulan atau 6 bulan berikutnya. Apa ibu sudah mengerti? Klien : Iya bidan saya mengerti. Bidan :ya,ya,, kalau begitu apakah ibu ingin melakukan pemasangan sekarang atau ibu konsultasikan dulu keputusan ibu kepada suami agar nantinya tidak terjadi kesalah pahaman dalam keluarga. Klien : iya bu’ sepertinya saya harus konsultasikan dulu KB pilihan saya kepada suami saya karena bagamanapun ini harus menjadi kesepakatan kami agar tetap terjalin hubungan harmonis diantara kami. Kemudian, setelah saya mendapatkan persetujuan dari suami saya, saya akan berkunjung kembali ksini bidan untuk melakukan pemasangan IUD. Bidan : iya bu, …. Kalau keputusan ibu dan suami sudah mantap, silahkan dating ksini bu’ untuk melakukan pemasangan IUDnya. Klien : iya bidan terima kasih banyak atas dukungan dan informasi yang ibu berikan, ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan keluarga. Bidan : iya ibu sama-sama Klien : Kalau begitu saya permisi dulu Bu’ bidan. Assalamualaikum.. Bidan : waalaikum salam…( sambil berjabat tangan)

okifitria

Puisi ini sangat indah..entah kapan saya menemukan puisi  ini, entah siapa yang membuatnya. tapi yang jelas…saya mengucapkan banyak terimakasih kepada di pencipta puisi ini,tiap kali saya bacakan di pelatihan-pelatihan dan kelas ibu hamil. selalu saja semuanya meneteskan air mata. dan akhirnya menyadari betapa mereka adalah malaikat bagi sang buah hati.
Tya
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan kedunia. Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan.Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimku kedunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah?kata si bayi.
Tuhan menjawab, Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu
Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia. Demikian kata si bayi.
Tuhanpun menjawab, Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari ,dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia
Si bayipun bertanya lagi,dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara jika saya tidak mengerti bahasa mereka ?Lagi  lagi Tuhan menjawab, Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar , dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara.
Si bayipun bertanya kembali, Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada- Mu?Sekali lagi Tuhan menjawab, Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.
Si Bayipun masih belum puas,ia pun bertanya lagi,Saya mendengar bahwbumi banyak orang jahat,a di siapa yang akan melindungi saya?Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab ,malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun.
Si Bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi.
Dan Tuhanpun menjawab, Malaikatmu akan menceritakan Kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disisimu.
Saat itu surga begitu tenangnya ,sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya, Tuhan jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat dirumahku nanti?
Tuhanpun menjawab,Kamu dapat memanggil malaikatmu ..I B U

catatan hati seorang bidan

Menjadi bidan adalah kebanggaanku. Saat ini sudah 18 tahun aku mengabdikan diri berjuang untuk ikut serta dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pada tahun 1995 aku diangkat menjadi Bidan PTT di Desa Nglutung, Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung.
Desa tempat tugasku di daerah penggunungan di lereng Gunung Wilis  yang jauh dari keramaian, tak ada listrik dan sulit air. Transportasi juga sangat sulit karena jalan yang berbatu apalagi jika musim hujan sangatlah sulit untuk dilalui baik oleh kendaraan roda dua atau roda empat.
Tapi aku bersyukur meskipun dengan kondisi yang terbatas aku bisa menjalankan tugasku dengan baik. Kalau mengingat pengalaman di hari pertamaku bekerja rasanya jantung mau lepas……
Anik Purwati-SST
Ada panggilan persalinan sisa dukun 6 jam yang lalu dengan retensio plasenta dan perdarahan. Keadaan pasien yang shock dan dikerumuni banyak orang hampir satu desa yang menangis membuatku sangat panik. Segera kupasang infus dan keluarga kuminta segera mencari kendaraan karena plasenta tak bisa dikeluarkan. Tapi ternyata karena tempat tugasku yang sangat sulit, kendaraan baru datang 3 jam kemudian yaitu sebuah truck pengangkut material bangunan.
Namun aku tetap bersyukur meskipun dengan perjalanan yang sangat lama  dan melelahkan sampai kadang harus mendorong kendaraan karena jalan yang sangat sulit sampai jugalah aku di rumah sakit  tempatku merujuk.
Alhamdulillah…… ibu akhirnya selamat. Dari kejadian inilah masyarakat sangat mempercayaiku. Sehingga banyak yang membutuhkanku mulai dari ibu hamil, ibu bersalin,bayi, anak balita dan masyarakat umum. Persalinan ke Bidan juga semakin meningkat dan masyarakatpun semakin mengerti betapa pentingnya kesehatan.
Buah dari perjuangan ini akhirnya aku terima . Pada tahun 1997 aku bisa berangkat ke Jakarta mewakili Propinsi Jawa Timur untuk menjadi Bidan Teladan Nasional..         Perjalanan yang kulalui untuk menuju kesana juga sangat panjang dan harus  bersaing dengan seluruh bidan dari perwakilan tiap kabupaten dan kota sewilayah Propinsi Jawa Timur. Aku sangat senang dan bangga karena akhirnya aku dinyatakan lolos.
Kebahagiaan tidak hanya kuterima sampai disitu saja. Pada tahun 1998 aku mendapat hadiah untuk menjadi petugas haji secara gratis dan tahun 2000 aku telah diangkat menjadi CPNS. Tahun 2011 sampai sekarang aku mendapat kepercayaan untuk  menjadi Bidan Koordinator di Puskesmas Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.
Saat ini aku punya tanggung jawab penuh terhadap bidan desa di wilayah Puskesmasku untuk memberi contoh dan dukungan yang baik agar mereka menjadi bidan desa yang penuh kasih sehingga dapat dipercaya masyarakat karena lingkungan masyarakat desa berbeda jauh dengan masyarakat perkotaan. Selain itu aku selalu memberi motivasi untuk bangga menjadi seorang bidan.  Hidup bidan Indonesia………..
Penulis : Anik Purwati,SST